CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 29 Maret 2015

JALALUDDIN RUMI

Jalaluddin Rumi (1207-1273) adalah seorang pujangga terbesar Persia. Rumi adalah seorang penyair sufi yang terkenal dengan syair-syairnya yang bertemakan tentang cinta. Titik fokus syair yang ditulisnya adalah antara cinta dengan ketuhanan. Banyak yang membandingkan syair dan puisi dari Jalaluddin Rumi dan Kahlil Gibran. Keduanya sama-sama pujangga cinta hanya saja karya-karya Rumi lebih memasukkan unsur religi dan ketuhanan sedangkan Kahlil Gibran lebih menggunakan perumpamaan terhadap fenomena alam dan sekitarnya.
Cinta adalah kekuatan,
yang mampu mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibbah,
itulah cinta..
(Petikan Syair Cinta Rumi ini diadaptasi dari Matsnawi 
dan dibacakan oleh Ayyatul Husna)
—–

Sekalipun cinta telah ku uraikan,
dan ku jelaskan panjang lebar,
namun jika cinta kudatangi,
aku jadi malu pada keteranganku sendiri…
meskipun lidahku telah mampu menguraikan,
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang..
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya..
kata-kata pecah berkeping-keping,
begitu sampai kepada cinta..
dalam menguraikan cinta,
akal terbaring tak berdaya,
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur..
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan..
(Petikan Syair Cinta Rumi ini diadaptasi dari Diwan Syams al-Tabriz 
dan dibacakan oleh Anna AlthaFunnisa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar